Kumpulan Artikel

Ari Adrian, S.Kom
Monday, 15 April 2019

  • PERSYARATAN

    1. Mengisi permohonan di atas materai (F-2.36)
    2. Penetapan Pengadilan Negeri tentang Pengangkatan Anak
    3. Akta kelahiran anak asli
    4. Fotocopy surat nikah/akta perkawinan orang tua angkat dan orang tua kandung
    5. Fotocopy KTP dan KK orang tua angkat dan orang tua kandung
    6. Fotocopy passport/STMD orang tua angkat dan orang tua kandung (bagi orang asing)

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR

    1. Pemohon mengajukan permohonan akta pengangkatan anak (adopsi) kepada petugas loket akta
    2. Petugas loket menerima, mengecek kelengkapan berkas, mencatat dan membuatkan bukti pengambilan dan diserahkan kepada pemohon
    3. Berkas yang telah dicatat diserahkan kepada operator akta untuk dientri
    4. Staf pengadministrasian akta menerima berkas , memverifikasi, memberikan catatan di register sesuai keperluan pemohon dan diteruskan kepada kasi
    5. Kasi   mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta pengangkatan anak (adopsi). Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada pemohon dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid pelayanan pencatatan sipil
    6. Kabid Pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta pengangkatan anak (adopsi). Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada kasi dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kepala dinas
    7. Kepala Dinas mendatangani register dan kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dan diteruskan kepada Bidang Pelayanan pencatatan sipil untuk diproses
    8. Bidang pencatatan sipil membubuhkan cap dinas, memilah berkas register, kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipan.
    9. Pemohon menerima kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap

Ari Adrian, S.Kom
Tuesday, 20 August 2019

  • PERSYARATAN :

    Akta Rusak:

    1. Melampirkan Kutipan Akta yang rusak
    2. Fotocopy kutipan akta Kelahiran (jika ada)
    3. Fotocopy KK dan KTP

    Akta Hilang:

    1. Melampirkan surat laporan kehilangan dari kepolisian (yang melapor yang kehilangan akta/ortu/wali)
    2. Fotocopy kutipan akta Kelahiran (jika ada)
    3. Fotocopy KK dan KTP

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR

    1. Permohon mengajukan permohonan kutipan akta yang rusak atau hilang ke petugas loket akta
    2. Petugas loket menerima, mengecek kelengkapan berkas, mencatat dan membuatkan bukti pengambilan dan diserahkan kepada pemohon
    3. Berkas yang telah dicatat diserahkan kepada operator akta untuk dientri
    4. Operator akta menginput data dan mencetak kutipan akta yang rusak atau hilang dan diteruskan kepada staf pengadministrasian
    5. Staf pengadministrasian akta menerima berkas yang rusak atau hilang, memverifikasi, memberikan catatan di register sesuai keperluan pemohon dan diteruskan kepada kasi
    6. Kasi  mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta yang rusak atau hilang. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada pemohon dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid pelayanan pencatatan sipil
    1. Kabid Pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta yang rusak atau hilang. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada kasi dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kepala dinas
    2. Kepala Dinas mendatangani register dan kutipan akta dan diteruskan kepada Bidang Pelayanan pencatatan sipil untuk diprosesBidang pencatatan sipil membubuhkan cap dinas, memilah berkas register,kutipan akta  dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipankutipan akta  dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipan
    3. Pemohon menerima kutipan akta  dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAKSANAAN :

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap.

Ari Adrian, S.Kom
Tuesday, 19 February 2019

  • PERSYARATAN

    1. Mengisi permohonan diatas materai
    2. Penetapan pengadilan negeri tentang perceraian
    3. Akta perkawinan suami istri
    4. Asli dan Fotocopy KTP dan KK suami dan Istri

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR

    1. Pemohon mengajukan permohonan akta perceraian berdasarkan penetapan pengadilan ke petugas loket akta
    2. Petugas loket menerima, mengecek kelengkapan berkas, mencatat dan membuatkan bukti pengambilan dan diserahkan kepada pemohon
    3. Berkas yang telah dicatat diserahkan kepada operator akta untuk dientri
    4. Staf pengadministrasian akta menerima berkas , memverifikasi, memberikan catatan di register sesuai keperluan pemohon dan diteruskan kepada kasi
    5. Kasi   mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta perceraian. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada pemohon dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid pelayanan pencatatan sipil
    6. Kabid Pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta perceraian. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada kasi dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kepala dinas
    7. Kepala Dinas mendatangani register dan kutipan akta perceraian dan diteruskan kepada Bidang Pelayanan pencatatan sipil untuk diproses
    8. Bidang pencatatan sipil membubuhkan cap dinas, memilah berkas register, kutipan akta perceraian dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipan
    9. Pemohon menerima kutipan akta perceraian dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap

Ari Adrian, S.Kom
Monday, 19 August 2019

  • PERSYARATAN :

    1. Fotokopi paspor
    2. Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang diterbitkan oleh Kantor Imigrasi
    3. Pas foto warna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar
    4. Mengisi formulir di Disdukcapil
    5. Diproses di Disdukcapil

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR :

    1. Pemohon mengajukan permohonan pembuatan Kartu Keluarga Asing
    2. Petugas loket menerima dan mengoreksi kelengkapan persyaratan. Jika persyaratan tidak lengkap dikembalikan kepada pemohon, jika persyaratan lengkap diteruskan kepada Administrator SIAK Identitas Penduduk
    3. Administrator SIAK Identitas Penduduk menginput data dan mencetak konsep Kartu Keluarga Asing dan diteruskan ke Kasi Identitas Penduduk
    4. Kasi Identitas Penduduk mengoreksi konsep Kartu Keluarga Asing. Jika tidak sesuai dengan berkas dikembalikan kepada Administrator SIAK Identitas Penduduk, jika benar di beri paraf dan diteruskan kepada Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk
    5. Kabid pelayanan Pendaftaran Penduduk mengoreksi konsep Kartu Keluarga Asing. Jika tidak sesuai dengan berkas, dikembalikan ke Kasi Identitas Penduduk, jika benar di beri paraf dan diteruskan Administrator SIAK Identitas Penduduk untuk di cetak Kartu Identitas Penduduk
    6. Kadis menandatangani Kartu Keluarga Asing dan diteruskan kepada Pengolah Data Identitas Penduduk
    7. Pengolah data identitas penduduk meregistrasi,membubuhkan cap dinas, memilah berkas dan menyerahkan kepada pemohon
    8. Pemohon menerima Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) dengan menunjukkan tanda bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN :

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap

 

Subcategories

banner ektp

Tentang Kami

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerah yang mempunyai tugas membantu Kepala Daerah untuk melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

  • Jl. Pembangunan No. xxx
  • Telp. 0562-391xxx
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Form Kontak

Statistik Pengunjung

We have 22 guests and no members online