Kumpulan Artikel

Ari Adrian, S.Kom
Tuesday, 20 August 2019

  • PERSYARATAN :

    1. Salinan penetapan pengadilan negeri yang sudah memperoleh kekuatan hukum tetap
    2. Kutipan akta kelahiran asli dan fotokopi
    3. Fotokopi KK
    4. Fotokopi KTP
    5. Mengisi formulir permohonan perubahan nama

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR :

    1. Pemohon mengajukan permohonan perubahan nama berdasarkan penetapan pengadilan kepada petugas loket akta
    2. Petugas loket menerima, mengecek kelengkapan berkas, mencatat dan membuatkan bukti pengambilan dan diserahkan kepada pemohon
    3. Berkas yang telah dicatat diserahkan kepada operator akta untuk dientri
    4. Staf pengadministrasian akta menerima berkas , memverifikasi, memberikan catatan di register sesuai keperluan pemohon dan diteruskan kepada kasi
    5. Kasi   mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta perubahan nama. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada pemohon dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid pelayanan pencatatan sipil
    6. Kabid Pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan aktaperubahan nama. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada kasi dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kepala dinas
    7. Kepala Dinas mendatangani register dan kutipan akta perubahan nama dan diteruskan kepada Bidang Pelayanan pencatatan sipil untuk diproses
    8. Bidang pencatatan sipil membubuhkan cap dinas, memilah berkas register, kutipan akta perubahan nama dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipan
    9. Pemohon menerima kutipan akta perubahan nama dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN :

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap

Ari Adrian, S.Kom
Thursday, 28 March 2019

  • PERSYARATAN

    1. Surat keterangan kematian dari rumah sakit
    2. KTP dan KK yang meninggal (asli)
    3. Fotocopy KTP dan KK Pemohon
    4. Fotocopy akta kelahiran yang meninggal (jika ada)
    5. Mengisi formulir permohonan

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR

    1. Pemohon mengajukan permohonan kutipan akta kematian ke petugas loket akta
    2. Petugas loket menerima, mengecek kelengkapan berkas, mencatat dan membuatkan bukti pengambilan dan diserahkan kepada pemohon
    3. Berkas yang telah dicatat diserahkan kepada operator akta untuk dientri
    4. Staf pengadministrasian Akta menerima berkas , memverifikasi, memberikan catatan di register sesuai keperluan pemohon dan diteruskan kepada kasi
    5. Kasi   mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta kematian. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada pemohon dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid pelayanan pencatatan sipil
    6. Kabid Pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf akta kematian. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada kasi dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kepala dinas
    7. Kepala Dinas mendatangani register dan kutipan akta kematian dan diteruskan kepada Bidang Pelayanan pencatatan sipil untuk diproses
    8. Bidang pencatatan sipil membubuhkan cap dinas, memilah berkas register, kutipan akta kematian dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipan
    9. Pemohon menerima kutipan akta perceraian dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap

Ari Adrian, S.Kom
Tuesday, 20 August 2019

  • PERSYARATAN :

    1. Fotokopi kutipan akta
    2. Fotokopi paspor
    3. Fotokopi KK
    4. Fotokopi KTP
    5. Surat keterangan dari konsulat Jenderal RI
    6. Kutipan Akta Asli

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR :

    1. Pemohon mengajukan permohonan pelaporan peristiwa penting WNI dari luar negeri kepada petugas penerima
    2. Pemroses dokumen menerima, mengoreksi kelengkapan persyaratan. jika tidak lengkap dikembalikan ke pemohon, jika persyaratan lengkap petugas meregistrasi, mancatat dan membuat bukti pengambilan diteruskan kepada pranata komputer
    3. Administrator SIAK Pencatatan Sipil mengiput data dan mencetak konsep pelaporan peristiwa penting WNI dari luar negeri dan diteruskan kepada kasi
    4. Kasi mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf konsep akta ruusak, hilang, jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada administrator SIAK pencapil dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid
    5. Kabid pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf konsep pelaporan peristiwa penting WNI dari luar negeri. Jika tidak sesuai dengan berkas dikembalikan kepada administrator SIAK pencapil dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid
    6. Kabid memberikan paraf konsep pelaporan peristiwa penting WNI dari luar negeri dan diteruskan kepada administrator SIAK pencapil untuk di cetak pelaporan peristiwa penting WNI dari luar negeri.
    7. Administrator SIAK pencapil mencetak pelaporan peristiwa penting WNI dari Luar Negeri dan diteruskan kepada kepala dinas untuk ditandatangani. Kepala dinas menandatangani pelaporan peristiwa penting WNI dari Luar negeri diteruskan kepada pemroses pelaporan peristiwa penting dari luar negeri.
    8. Pemroses dokumen membubuhkan cap dinas pada pelaporan peristiwa penting WNI dari luar negeri dan menyerahkan kepada pemohon.
    9. Pemohon menerima pelaporan peristiwa penting WNI dari luar negeri dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN :

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap.

Ari Adrian, S.Kom
Monday, 15 April 2019

  • PERSYARATAN

    1. Mengisi permohonan di atas materai (F-2.36)
    2. Penetapan Pengadilan Negeri tentang Pengangkatan Anak
    3. Akta kelahiran anak asli
    4. Fotocopy surat nikah/akta perkawinan orang tua angkat dan orang tua kandung
    5. Fotocopy KTP dan KK orang tua angkat dan orang tua kandung
    6. Fotocopy passport/STMD orang tua angkat dan orang tua kandung (bagi orang asing)

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR

    1. Pemohon mengajukan permohonan akta pengangkatan anak (adopsi) kepada petugas loket akta
    2. Petugas loket menerima, mengecek kelengkapan berkas, mencatat dan membuatkan bukti pengambilan dan diserahkan kepada pemohon
    3. Berkas yang telah dicatat diserahkan kepada operator akta untuk dientri
    4. Staf pengadministrasian akta menerima berkas , memverifikasi, memberikan catatan di register sesuai keperluan pemohon dan diteruskan kepada kasi
    5. Kasi   mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta pengangkatan anak (adopsi). Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada pemohon dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid pelayanan pencatatan sipil
    6. Kabid Pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta pengangkatan anak (adopsi). Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada kasi dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kepala dinas
    7. Kepala Dinas mendatangani register dan kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dan diteruskan kepada Bidang Pelayanan pencatatan sipil untuk diproses
    8. Bidang pencatatan sipil membubuhkan cap dinas, memilah berkas register, kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipan.
    9. Pemohon menerima kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap

Subcategories

banner ektp

Tentang Kami

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerah yang mempunyai tugas membantu Kepala Daerah untuk melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

  • Jl. Pembangunan No. xxx
  • Telp. 0562-391xxx
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Form Kontak

Statistik Pengunjung

We have 7 guests and no members online