Kumpulan Artikel

delvi
Monday, 10 June 2019

Sambas - Di hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili, Lc., dengan didamping Kepala BKPSDM Sambas melakukan sidak ASN yang mangkir kerja di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas.

Bupati Sambas Atbah romin Suhaili, Lc., mengatakan dalam sidak tersebut sejumlah Dinas didatangi dan dicek absensi kepegawaiannya satu persatu.

Menurutnya sidak yang dilakukan ini untuk melihat kesiapan para pegawai, setelah lama libur pasca lebaran. Sehingga diawal masuk kerja semua sudah siap untuk bekerja dan semangat bekerja.

Bupati berharap, setelah libur panjang para pegawai bisa kembali ke rutinitas awal dengan semangat kerja dan bisa melayani masyarakat kembali dengan senang hati.

“Kami berharap awal kerja setelah libur, bisa menjadi semangat awal bagi para pagawai,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas, Hj. Wahidah, SE., M.Si mengatakan diawal masuk kerja, pegawai di lingkup Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ada satu yang izin karena sakit dan tidak bisa masuk kerja,” jelasnya.

delvi
Tuesday, 11 June 2019

Sambas – Hari pertama dan kedua masuk kerja pasca libur lebaran, antrian pemohon Kartu Tanda Penduduk Elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas membludak.

“Hj. Yusirani, S.Kom., MM”, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, mengatakan membludaknya pemohon Kartu Tanda Penduduk Elektronik adalah para pemudik yang memanfaatkan momen pulang kampung untuk mengurus Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) atau pun para pencari kerja baru yang akan bekerja ke Negara Malaysia menjadi TKI, sebagai syarat untuk membuat Paspor.

“Dibanding hari biasanya, lonjakan pemohon administrasi kependudukan mencapai 20 persen hingga 30 persen, “Yusirani.

Ia menuturkan, jika hari biasa jumlah pemohon KTP Elektronik hanya berkisar 100 hingga 150 orang, namun pada hari pertama dan kedua masuk kerja pasca libur lebaran ini, jumlanya mencapai 200 hingga 250 pemohon. Kebanyakan pendaftar merupakan pemohon baru untuk melakukan perekaman, pemotretan, serta pemindai iris mata. Namun ada juga yang melakukan perubahan data status atau alamat di KTP.

“Meskipun ada lonjakan, kami tetap harus memberikan pelayanan prima,” kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk.

abz
Thursday, 11 July 2019

Pemerintah Prediksi 107,5 Juta Penduduk Punya Hak Pilih pada Pilkada Serentak 2020

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) memprediksikan Pilkada serentak 2020 akan diikuti oleh 107,5 juta pemilih. 

Jumlah tersebut didapatkan dari database kependudukan yang dihimpun dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh saat Rapat dengar pendapat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019).

Rapat itu sendiri diagendakan untuk membahas persiapan KPU dalam menyelenggarakan Pilkada serentak tahun depan yang meliputi rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang tahapan, program, dan jadwal Pilkada serentak.

KPU sebelumnya mengagendakan hari pemungutan suara Pilkada pada tanggal 23 September 2020.

“Pada tanggal 23 September 2020 itu akan ada 107.531.641 pemilih di Pilkada serentak 2020. Termasuk penduduk yang sudah berusia 17 tahun di tanggal itu atau sudah atau pernah menikah namun belum mencapai usia 23 tahun,” ujar Zudan.

Zudan lantas mengatakan bahwa pihaknya siap membantu KPU dengan menyerahkan DP4 sebagai bahan rujukan. 

DP4 itu rencananya akan diserahkan pada tanggal 22 sampai 24 Februari 2020 untuk dilakukan pemutakhiran dan pencocokan antara DP4 dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Kendati begitu, seiring berjalannya waktu dan dinamisme penduduk, DP4 tersebut masih akan terus mengalami perkembangan. Hal itu dilakukan guna memastikan korespondensi data dengan dinamika penduduk yang tetap terjaga hingga hari pemungutan suara berlangsung.

“DP4 ini masih akan mengalami pergeseran data seperti ada yang meninggal dunia, pindah alamat sampai jika ada yang masuk TNI atau Polri,” jelasnya.

Sebagai tambahan informasi, Pilkada serentak 2020 tersebut merupakan yang pertama sejak Republik Indonesia ini merdeka. Pilkada serentak ini akan diikuti oleh 270 daerah yang terdiri dari 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota.

delvi
Sunday, 05 May 2019

Sambas - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sambas mulai melakukan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai dokumen pribadi anak.

“Antusiasme warga untuk mencetak KIA sangat tinggi, setiap hari mencapai 150 KIA yang dicetak. Ini menunjukkan pentingnya KIA untuk berbagai urusan administrasi anak,” kata Kasi PIAK Ari Adrian S. Kom., M.A.P., Senin, 6 Mei 2019.

KIA di bagi menjadi dua jenis yakni, KIA untuk anak berusia 0 s/d 5 Tahun kurang 1 hari yang akan diterbitkan tanpa menggunakan foto, sedangkan bagi anak berusia 5 tahun s/d 17 tahun kurang satu hari diwajibkan menggunakan foto diri pribadi ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar.

“KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti dari anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota. Pemberian identitas kependudukan kepadaanak akan mendorong pendataan, perlindungan dan pelayanan public. KIA berfungsi sebagai kartu identitas yang fungsinya seperti KTP bagi orang dewasa dan sudah mulai kami lakukan percetakan pada hari Kamis, 2 Mei 2019.,” tambah Kasi PIAK Ari Adrian, S.Kom.

Download formulir Kartu Identitas Anak (KIA) : Formulir Kartu Identitas Anak (KIA)

Subcategories

banner ektp

Tentang Kami

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerah yang mempunyai tugas membantu Kepala Daerah untuk melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

  • Jl. Pembangunan No. xxx
  • Telp. 0562-391xxx
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Form Kontak

Statistik Pengunjung

We have 17 guests and no members online