Strict Standards: mktime(): You should be using the time() function instead in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/vvisit_counter.php on line 32

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/helper/vvisit_counter.php on line 28

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/helper/vvisit_counter.php on line 120

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/helper/vvisit_counter.php on line 123

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/vvisit_counter.php on line 38

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/vvisit_counter.php on line 92

Strict Standards: Non-static method plgSystemYt::nameOfSJTemplate() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/ytshortcodes/ytshortcodes.php on line 98

Strict Standards: Only variables should be passed by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/yt/includes/libs/yt-minify.php on line 357

Strict Standards: Non-static method JSite::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/yt/includes/site/lib/yt_template.php on line 231

Strict Standards: Non-static method JApplication::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/capilsambasgo/public_html/web/includes/application.php on line 536

Strict Standards: Non-static method JSite::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/yt/includes/site/lib/yt_template.php on line 231

Strict Standards: Non-static method JApplication::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/capilsambasgo/public_html/web/includes/application.php on line 536
Berita

Strict Standards: Redefining already defined constructor for class YtObject in /home/capilsambasgo/public_html/web/templates/sj_vinda/menusys/ytobject.php on line 41


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/templates/sj_vinda/html/com_content/category/blog.php on line 39

Kumpulan Artikel

Ari Adrian, S.Kom
Monday, 15 April 2019

  • PERSYARATAN

    1. Mengisi permohonan di atas materai (F-2.36)
    2. Penetapan Pengadilan Negeri tentang Pengangkatan Anak
    3. Akta kelahiran anak asli
    4. Fotocopy surat nikah/akta perkawinan orang tua angkat dan orang tua kandung
    5. Fotocopy KTP dan KK orang tua angkat dan orang tua kandung
    6. Fotocopy passport/STMD orang tua angkat dan orang tua kandung (bagi orang asing)

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR

    1. Pemohon mengajukan permohonan akta pengangkatan anak (adopsi) kepada petugas loket akta
    2. Petugas loket menerima, mengecek kelengkapan berkas, mencatat dan membuatkan bukti pengambilan dan diserahkan kepada pemohon
    3. Berkas yang telah dicatat diserahkan kepada operator akta untuk dientri
    4. Staf pengadministrasian akta menerima berkas , memverifikasi, memberikan catatan di register sesuai keperluan pemohon dan diteruskan kepada kasi
    5. Kasi   mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta pengangkatan anak (adopsi). Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada pemohon dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid pelayanan pencatatan sipil
    6. Kabid Pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta pengangkatan anak (adopsi). Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada kasi dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kepala dinas
    7. Kepala Dinas mendatangani register dan kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dan diteruskan kepada Bidang Pelayanan pencatatan sipil untuk diproses
    8. Bidang pencatatan sipil membubuhkan cap dinas, memilah berkas register, kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipan.
    9. Pemohon menerima kutipan akta pengangkatan anak (adopsi) dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap

Ari Adrian, S.Kom
Monday, 15 April 2019

Kemendagri Tegaskan Penetapan DPT Adalah Kewenangan Penuh KPU

Berkaitan dengan pernyataan Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo, Senin (1/4/2019), yang menyatakan: Mendagri Tjahjo Kumolo cenderung tidak netral pada Pilpres 2019, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh merasa prihatin karena Pak Hashim menyebut Mendagri Tjahjo Kumolo tidak netral. 

"Padahal di dalam pernyataan itu yang diserang saya. Barang kali Pak Hashim belum baca Undang-Undang Pemilu dan PKPU No. 11/2018 terutama Pasal 7 ayat (1) dan (2)," kata Zudan saat diskusi bertema "DPT Bermasalah Ancaman Legitimasi Pilpres" di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi di Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).

Berdasarkan Undang-Undang Pemilu No. 7 Tahun 2017 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 11 Tahun 2018 Tentang Penyusunan Daftar Pemilih di Dalam Negeri, diatur bahwa penyusunan dan penetapan Data Pemilih Tetap (DPT) merupakan kewenangan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dalam konteks ini, Pemerintah melalui Kemendagri berdasarkan Undang-Undang Pemilu bertugas menyusun Data Agregat Kependudukan Per Kecamatan (DAK2) dan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). DAK2 dan DP4 tersebut telah diserahkan oleh Mendagri kepada Ketua KPU pada tanggal 15 Desember 2017. 

Karena itu, sebetulnya tugas Kemendagri sudah selesai 95 persen dan sisanya tinggal 5 persen adalah membantu pemutakhiran berkelanjutan atas permintaan KPU.

Pemutakhiran data berkelanjutan hingga Hari H pencoblosan dapat dilakukan untuk memastikan jumlah pemilih yang meninggal, masuk atau pensiun dari TNI/Polri, penduduk yang berpindah, baru mendapatkan KTP elektronik, dan lainnya.

Meski demikian, pemutakhiran data tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh Kemendagri. Permintaan update data harus dari KPU. Nantinya KPU dan Dinas Dukcapil Kabupaten dan Kota akan bekerja sama menyelesaikan persoalan ini.

Dengan demikian Kemendagri telah melaksanakan tugas secara konstitusional berdasarkan undang-undang, termasuk Mendagri Tjahjo Kumolo dalam menyukseskan Pemilu 2019 telah bekerja profesional, objektif, netral dan tidak memihak.

Mendagri tak boleh 'cawe-cawe' jika tak diminta KPU. Jadi tudingan Pak Hashim agar Kemendagri menghapus DPT itu tidak pada tempatnya.

Terkait tudingan BPN Prabowo-Sandiaga yang mengklaim menemukan 17,5 juta DPT bertanggal lahir sama di 1 Juli, 31 Desember, dan 1 Januari dapat dijelaskan sebagai berikut:

Kebijakan tentang tanggal lahir 31 Desember dan 1 Juli sudah berlangsung lama diawali sejak tahun 1977 dengan Peraturan Mendagri Nomor 88 Tahun 1977. Saat itu database masih bersifat manual, dan tidak bisa dipertahankan di zaman teknologi digital yang terus bergerak serba cepat ini.

Maka pada 1995 Kemdagri mengubah sistemnya dengan membangun Sistem Informasi Manajemen Kependudukan (SIMDuk) yang bertahan 9 tahun hingga tahun 2004. Pada 2004 berganti lagi menjadi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Ini yang bertahan sampai sekarang. 

Perubahan ini sangat mendasar sebagaimana Dukcapil dulu mulai berevolusi di tahun 2004 melalui Keppres No. 88/2004 tentang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan. Yaitu mengubah Sistem Informasi Manajemen Kependudukan (SIMDUK) menuju SIAK. SIMDUK sendiri dimulai dari 1994 sampai 2004. 

Kebijakan tersebut kemudian diperkuat dengan Permendagri No. 19 Tahun 2010 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. 

Jadi kalau banyak penduduk bertanggal lahir 31 Desember dan 1 Juli itu karena Permendagri No. 19 Tahun 2010. "Inilah konfigurasi sejarah hukum dan perubahan paradigma di dalam administrasi kependudukan yang terus menerus kita sempurnakan," demikian Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh.

Ari Adrian, S.Kom
Monday, 08 April 2019

Kebut Perekaman dan Pencetakan KTP-el, Disdukcapil Kabupaten Sambas Buka Pelayanan Sabtu dan Minggu

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengoptimalkan percepatan pelayanan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) bagi masyarakat Kabupaten Sambas. Mulai tanggal 6 April hingga 14 April 2019, masyarakat Kabupaten Sambas bisa mengakses dan mendapatkan pelayanan rekam dan cetak KTP Elektronik di Dinas mulai pukul 08.30 Wib hingga 12.00 Wib (hari Sabtu dan Minggu).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sambas Wahidah mengatakan berdasarkan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), diketahui masih ada masyarakat Kabupaten Sambas yang belum melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el. Oleh karena itu, melalui program tersebut, ia berharap masyarakat yang belum melakukan perekaman bisa dapat segera mengurus.

“Kita mempersilahkan seluruh masyarakat Kabupaten Sambas yang belum melakukan perekaman dan belum memiliki KTP-el padahal sudah rekam data untuk datang ke Dinas untuk memproses dokumen kependudukannya. Lebih lanjut Ibu Kadis menjelaskan dalam percepatan ini, Dinas membuka layanan tersebut meski dihari libur (Sabtu dan Minggu)”, tegasnya.

Agar program percepatan ini tuntas, pihaknya juga mempunyai program Jemput Bola (Jebol) di Kantor Kecamatan.

Sementara untuk jumlah kebutuhan blangko KTP, Ibu Kadis juga memastikan jika saat ini kebutuhan blangko tersebut dinilai aman. Ia menambahkan agar proses hasil perekaman KTP bise segera di cetak pihaknya telah menyiapkan 4 hingga 5 alat pencetakan. Ia mengaku dalam tiap hari, warga yang melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el sekitar 200 hingga 400 orang.

Ari Adrian, S.Kom
Thursday, 28 March 2019

  • PERSYARATAN

    1. Surat keterangan kematian dari rumah sakit
    2. KTP dan KK yang meninggal (asli)
    3. Fotocopy KTP dan KK Pemohon
    4. Fotocopy akta kelahiran yang meninggal (jika ada)
    5. Mengisi formulir permohonan

  • SISTEM, MEKANISME DAN PROSEDUR

    1. Pemohon mengajukan permohonan kutipan akta kematian ke petugas loket akta
    2. Petugas loket menerima, mengecek kelengkapan berkas, mencatat dan membuatkan bukti pengambilan dan diserahkan kepada pemohon
    3. Berkas yang telah dicatat diserahkan kepada operator akta untuk dientri
    4. Staf pengadministrasian Akta menerima berkas , memverifikasi, memberikan catatan di register sesuai keperluan pemohon dan diteruskan kepada kasi
    5. Kasi   mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf kutipan akta kematian. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada pemohon dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kabid pelayanan pencatatan sipil
    6. Kabid Pelayanan pencatatan sipil mengoreksi, memverifikasi, memberikan paraf akta kematian. Jika data tidak sesuai dengan berkas maka dikembalikan kepada kasi dan jika sesuai dengan berkas diteruskan kepada kepala dinas
    7. Kepala Dinas mendatangani register dan kutipan akta kematian dan diteruskan kepada Bidang Pelayanan pencatatan sipil untuk diproses
    8. Bidang pencatatan sipil membubuhkan cap dinas, memilah berkas register, kutipan akta kematian dan menyerahkan kepada loket dan pengarsipan
    9. Pemohon menerima kutipan akta perceraian dengan menunjukkan bukti pengambilan

  • JANGKA WAKTU PELAYANAN

    5 (lima) hari kerja sejak permohonan dan persyaratan diterima dengan benar dan lengkap

Subcategories

banner ektp

Tentang Kami

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerah yang mempunyai tugas membantu Kepala Daerah untuk melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

  • Jl. Pembangunan No. xxx
  • Telp. 0562-391xxx
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Form Kontak

Statistik Pengunjung

We have 31 guests and no members online


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/modules/mod_vvisit_counter/mod_vvisit_counter.php on line 99

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/modules/mod_vvisit_counter/mod_vvisit_counter.php on line 103

Strict Standards: mktime(): You should be using the time() function instead in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/helper/vvisit_counter_timestart.php on line 28

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/modules/mod_vvisit_counter/mod_vvisit_counter.php on line 124

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/helper/vvisit_counter.php on line 107

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/helper/vvisit_counter.php on line 107

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/capilsambasgo/public_html/web/plugins/system/vvisit_counter/helper/vvisit_counter.php on line 107
1167084
Hari ini
Bulan ini
480
4070

ip address 3.95.131.208