Kumpulan Artikel

Ari Adrian, S.Kom
Saturday, 01 May 2021

DIRJEN DUKCAPIL: TIDAK ADA KOLOM JENIS KELAMIN TRANSGENDER DI KTP EL

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Prof. Zudan Arif Fakrulloh memberikan penjelasan terkait dengan banyaknya masyarakat yang perlu mendapatkan pemahaman utuh dengan upaya Ditjen Dukcapil membantu para transgender membuat KTP-el dan KK.

Menurut Pakar Hukum Administrasi dan Sosiologi Hukum itu, di dalam KTP-el tidak ada kolom jenis kelamin "Transgender". 

"Kalau dia laki-laki, ya, dicatat sebagai laki-laki, kalau dia perempuan juga dicatat sebagai perempuan. Dicatat sesuai jenis kelamin yang aslinya. Kecuali buat mereka yang sudah ditetapkan oleh pengadilan untuk adanya perubahan jenis kelamin. Dalam kasus yang berbeda, perubahan jenis kelamin seperti yang terjadi dengan Serda TNI AD Aprilio Perkasa Manganang," kata Dirjen Zudan dalam keterangan resmi di Jakarta.

Jadi, kata Zudan, bila transgender sudah merekam datanya, pasti tercatat menggunakan nama asli. 

"Tidak dikenal nama alias. Misalnya, nama Sujono, ya ditulis Sujono, bukan Sujono alias Jenny. Mau diubah pakai nama panggilan perempuan di KTP-el? Tidak bisa, sebab urusan mengganti nama dan ganti kelamin harus ada putusan dari Pengadilan Negeri terlebih dulu," kata Zudan gamblang. 

Lebih jauh dirinya menjelaskan, Dukcapil memang pro aktif membantu memudahkan KTP-el buat kaum transgender. Dasar hukumnya dalam UU No. 24 Tahun 2013 juncto UU No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk bahwa semua penduduk WNI harus didata dan harus punya KTP dan Kartu Keluarga agar bisa mendapatkan pelayanan publik dengan baik, misalnya pelayanan BPJS dan bantuan sosial. 

"Kita melayani kaum transgender sesuai aturan UU Adminduk dengan jenis kelaminnya laki laki dan perempuan. Tidak ada jenis kelamin yang lain. Sesuai apa aslinya kecuali yang sudah ada penetapan pengadilan tentang perubahan jenis kelamin. Dukcapil wajib melayani mereka sebagai bagian dari WNI penduduk di Indonesia. Mereka juga makhluk Tuhan yang wajib kami layani dengan non diskriminasi dan penuh empati," demikian Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh.

 

Sumber : https://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/730/dirjen-dukcapil-tidak-ada-kolom-jenis-kelamin-transgender-di-ktp-el

 

#adminduk

 

Ari Adrian, S.Kom
Tuesday, 04 May 2021

DUKCAPIL BANTU PELAYANAN DOKUMEN ADMINDUK ODGJ

Negara hadir hingga ke pintu-pintu rumah penduduk untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk). Tak terkecuali untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang merupakan salah satu subjek penduduk rentan Adminduk.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh pun terus mendorong agar selalu memaksimalkan pelayanan untuk penduduk rentan Adminduk yang kerap menemui hambatan seperti akses geografis, masalah akses informasi dan komunikasi. 

“Sesuai Permendagri No 96 Tahun 2019, ODGJ termasuk subjek penduduk rentan Adminduk. Maka mereka perlu kita layani dengan jemput bola karena tidak mungkin datang sendiri ke kantor Dukcapil untuk merekam KTP-el nya,” kata Dirjen Zudan di Jakarta, Sabtu (1/5/2021).

 

Seiring arahan Dirjen Zudan Arif Fakrulloh,  Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama mendorong Dinas Dukcapil kabupaten/kota secara rutin melakukan jemput bola untuk mendata dan menerbitkan dokumen kependudukan bagi para ODGJ di rumah sakit jiwa, panti asuhan, panti jompo, atau panti sosial.

“Jika ditemukan penduduk belum tercantum dalam basis data kependudukan maka dicatatkan biodata di formulir F.101,” kata David.

David menambahkan, Ditjen Dukcapil selalu siap untuk membantu mendukung sarana prasana pelayanan dokumen adminduk bagi para ODGJ di mana pun berada.

“Ditjen Dukcapil bersama Dukcapil Kota/Kabupaten akan selalu siap membantu pelayanan dan penerbitan dokumen Adminduk bagi penduduk rentan utamanya bagi ODGJ,” kata David Yama.

 

Sumber : https://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/736/dukcapil-bantu-pelayanan-dokumen-adminduk-odgj

Ari Adrian, S.Kom
Tuesday, 13 April 2021

CANGGIH, BEGINI CARA IDENTIFIKASI BIOMETRIK KORBAN SRIWIJAYA AIR

 

Ari Adrian, S.Kom
Tuesday, 23 March 2021

Sambas - Pada hari Kamis tangga 23 Maret 2021 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas kembali melakukan layanan jemput bola bagi warga Kabupaten Sambas khususnya warga Desa Tengguli Kecamatan Sajad dan sekitarnya. Adapun kegiatan yang di lakukan adalah pelayanan adminduk berupa pelayanan pendaftaran penduduk berupa perekaman dan pencetakan KTP elektronik, pelayanan KIA dan pelayanan Kartu Keluarga serta pelayanan pencatatan sipil berupa layanan pencatatan akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan dll.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas khusunya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas dalam upaya memberikan pelayanan adminduk secara langsung kepada masyarakat. Tentunya ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang hendak mengurus dokumen adminduknya, baik untuk perekaman KTP elektronik, penggantian KTP yang hilang, penambahan anggota keluarga baru ke dalam KK, pembuatan KIA serta pembuatan akta pencatatan sipil. Semua layanan adminduk yang dilakukan baik di Dinas maupun dalam layanan jemput bola adalah gratis atau tidak dipungut biaya.

Dokumentasi kegiatan :

 

 

 

Subcategories

banner ektp

Tentang Kami

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerah yang mempunyai tugas membantu Kepala Daerah untuk melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

  • Jl. Pembangunan No. xxx
  • Telp. 0562-391xxx
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Form Kontak

Statistik Pengunjung

We have 37 guests and no members online